Abg Rentan Terkena Kanker Payudara

Anggapan yang beredar di masyarakat bahwa kanker payudara itu hanya menyerang wanita yang berusia di atas 30 tahun adalah salah. Penyakit mematikan itu kini sudah merambah ke gadis-gadis belia atau ABG. Berdasarkan laporan Badan Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO), pada tahun 2005 jumlah perempuan penderita kanker payudara mencapai 1.150.000 orang, 700.000 diantaranya tinggal di negara berkembang, termasuk Indonesia.

Penyakit yang masih menjadi ancaman kaum perempuan ini, disebabkan oleh factor resiko seperti kebiasaan merokok, perokok pasif, minuman beralkohol, makanan tinggi lemak, dan melahirkan di atas usia 30 tahun. Gejala yang dapat dikenali secara dini sekitar 80 persen antara lain berupa timbulnya benjolan di payudara yang mengeluarkan cairan tidak normal berwarna kemerahan, eksim yang tidak sembuh-sembuh di sekitar puting susu.
Kaum wanita juga perlu mewaspadai masa haid yang lebih cepat, karena ini juga merupakan salah satu gejala kanker payudara. Konsumsi sayur dan buah pada ABG atau remaja sangat rendah. Saat ini, di Indonesia kanker payudara menduduki peringkat dua terbanyak setelah kanker mulut rahim. Sayangnya, penderita kanker payudara di Indonesia kerap berakhir dengan kematian.

Tips Walk In Interview

Walk in interview adalah jenis wawancara yang biasanya dilakukan bila posisi yang ingin diisi dan jumlah pelamarnya cukup besar. Proses wawancara atau perekrutan tidak hanya berlangsung di perusahaan tersebut, melainkan bisa saja terjadi di suatu tempat di luar gedung perusahaan, seperti di hall, hotel atau tempat lain. Pada dasarnya menjalani walk ini interview sama saja dengan wawancara biasa. Hanya saja Anda dituntut kesiapan maksimal karena Anda langsung berhadapan pewawancara saat melamar. Beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk memenangkan ''pertarungan''. Resume dan CV Setelah yakin bahwa lowongan tersebut memang sesuai dengan Anda, buatlah resume dan CV yang menarik dan lengkap, karena resume dan CV Anda langsung dibaca saat itu juga. Ketik dengan komputer dengan huruf yang mudah dibaca. Kemudian cetak resume dan CV di atas kertas yang bersih dan tidak keriting. Hindari membawa CV fotokopi karena Anda akan dinilai tidak serius. Data Pendukung Setelah itu, lengkapi dengan data-data pendukung lainnya, seperti ijazah, surat-surat referensi, foto 4X6 1 lembar, serta contoh hasil karya atau portfolio terbaik Anda. Masukkan semua kelengkapan ini ke dalam map atau amplop besar. Persiapkan Diri Sehari sebelum berangkat, pahami dulu lingkup kerja yang ditawarkan. Jangan sampai Anda datang ke sana masih bertanya soal posisi yang ditawarkan. Misal, jika posisi yang Anda lamar marketing, coba pelajari beberapa hal yang berkaitan dengan dunia marketing. Penampilan Prima Perhatikan penampilan Anda secara keseluruhan. Karena impresi pertama pewawancara sangat menentukan keberhasilan walk in interview Anda. Pilihlah busana yang paling sesuai dan sopan. Pastikan penampilan Anda rapi, bersih, cantik dan layak untuk menghadiri wawancara. Alat Tulis Bawalah alat tulis dan notes karena siapa tahu diperlukan saat wawancara. Kesiapan Anda menghadipi interview juga mendapat penilaian tersendiri. Jangan sampai Anda harus meminjam alat tulis pada pewawancara. Tepat Waktu Kalau perlu Anda sudah tiba satu jam sebelum proses dimulai. Anda jadi punya kesempatan mempelajari suasana, menenangkan diri dan mempersiapkan segala sesuatunya. Datang lebih awal juga membuat Anda tidak perlu menunggu terlalu lama, mengingat pelamar yang datang ke walk in interview biasanya banyak. Menjawab Taktis Jawab semua pertanyaan dengan penuh percaya diri, jujur dan bersahabat, tapi tidak berlebihan. Jangan ragu menjawab jika Anda diminta untuk memberi penjelasan lebih terperinci.
Link :
http://id.shvoong.com/social-sciences/sociology/1803305-tips-walk-interview/

Baca artikel menarik lainnya disini ...

Kapankah Masa Subur Itu?

Waktu di mana sel telur (ovum) sudah matang dan siap dibuahi. Jika terjadihubungan seks pada masa ini bisa mengakibatkan pembuahan dan terjadilah kehamilan. Sayangnya gampang-gampang susah menghitung kapan masa subur seorangperempuan, terutama jika daur menstruasinya tidak teratur. Meski begitu adabeberapa cara yang dapat kita lakukan untuk menghitung kapan masa subur kita. Perhitungan masa subur yang cukup akurat adalah dengan sistem kalender.Anda bisa mencatat siklus haid dalam tiga bulan terakhir berturut-turut.

Titik puncak kesuburan terjadi pada hari ke-14 sebelum haid berikutnya. Namun karena siklus menstruasi bulanan tidak selalu sama, maka masa subur diperkiraka 3-5 hari sebelum dan sesudah hari ke-14 tersebut. Cara lain untuk melihat masa subur adalah lewat peningkatan suhu tubuh atau lendir rahim yang agak encer bila diraba. Atau bisa juga menggunakan alat tes ovulasi yang saat ini sudah dijual bebas di apotik.

Link :

http://id.shvoong.com/medicine-and-health/1800940-kapankah-masa-subur-itu/

Baca Artikel Menarik Lainnya Disini ...

10 Sebab Pria Minder

Minder memang tak kenal jenis kelamin dan usia. Siapapun bisa mengalaminya.

Berikut, 10 sebab yang sering bikin pria minder.

1. Gemuk

He, ternyata mereka juga minder kalau kegemukan! Tapi konon pria overweight
cenderung setia. Riset yang dilakukan di Jerman terhadap 1.000 pria
menunjukkan pria overweight kurang suka berselingkuh. Maksudnya
"peluang"-nya lebih kecil mungkin?

2. Small size

Meski ungkapan "size doesn''t matter" begitu populer, pria tetap berharap memiliki ukuran vital yang besar. That''s why Mak Erot laku.

3. Kondisi keluarga

"Saya tidak pernah mau menceritakan kondisi keluarga. Saya terlahir
dalam keluarga berantakan. Ibu Saya menikah lagi dan ayah pergi entah ke
mana." Bonzu, 27, lajang, pembuat film dokumenter.

4. Perempuan pintar

"Saya suka merasa kecil kalau ngobrol dengan perempuan pintar
yang cara bicaranya well educated. Biar enggak minder, saya menggiring
dia ngobrolin hal-hal yang sangat saya kuasai."

5. Penampilan busuk

"Pede saya pasti drop jika datang ke suatu acara dengan penampilan
busuk sementara tamu-tamu yang lain berpenampilan necis." Sofyan, 34, menikah, wiraswasta.

6. Pasangan populer

"Gimana enggak minder, saya merasa seperti bayang-bayang,
antara ada dan tiada." Dimas, 33, menikah, karyawan swasta.

7. Materi kurang

"Saya pernah minder ketika dijodohkan dengan seorang perempuan yang
mempunyai materi lebih dari saya. Di saat dia sudah membawa mobil sendiri, saya
mas naik bus." Choki, 32, lajang, freelancer.

8. Perempuan tinggi

"Saya (sampai) melarang dia menggunakan sepatu berhak ketika jalan
berdua." Yuldas, 35, lajang, wiraswasta.

9. Pasangan sukses

"Saya mendukung kesetaraan gender. Tetapi tetap saja saya enggan
mendekati perempuan yang posisinya lebih tinggi, apalagi jika kami sampai satu
kantor." Wenning, 24, lajang, marketing.

10. Tidak dibutuhkan

"Saya terpaksa berpisah dengan pasangan karena dia sama sekali tidak
butuh saya. Dia tidak pernah minta uang, semua kebutuhan dan tanggung jawab
bisa diselesaikan tanpa bantuan saya. Lama-lama saya jadi minder karena dia
lebih berperan dari saya." Agung, 31, lajang, sales asuransi

Link :

http://id.shvoong.com/social-sciences/sociology/1800120-10-sebab-pria-minder/

Baca Artikel Menarik Lainnya Disini ...

Peredaran Narkoba Di DKI Meningkat Tajam

Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Jasir Karwita menyatakan peredaran Narkoba di Jakarta meningkat tajam, bukan hanya kualitas tetapi juga kuantitas. “Mobilitas pelaku semakin tinggi, jaringannya terorganisasi, dan bentuk kejahatannya bersifat transnasional, “ujar Jasir seusai acara pemusnahan satu ton narkoba senilai 1,2 triliun di Puspitek Serpong, Tangerang.

Get Paid To Promote, Get Paid To Popup, Get Paid Display Banner

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | coupon codes